Percakapan Selembar Ijazah Pada Mahasiswa – Puisi-puisi Yanuar Abdillah Setiadi
Percakapan Selembar Ijazah Pada Mahasiswa
Aku hanyalah selembar kertas
yang seratus tahun lagi hanya akan
menjadi arang di tungku perapian.
Atau, aku hanya akan berakhir
di pembuangan sampah untuk
dibangkitkan lagi dalam bentuk yang lain.
Masihkah kau ingat pada sebuah kunci?
Innallaha la yughayyiru ma bi qoumin, hatta yughayyiru ma bi anfusihim
Kemana kau mau, kemana kau singgah, kemana kau pergi
bawalah kunci itu.
Kunci yang akan membuka pintu kemustahilan,
pintu rezeki, pintu pekerjaan, pintu kesuksesaan
dan tentu juga pintu surga.
Purbalingga, 2026
Kesempurnaan Buatan yang Menjerumuskan
Lihatlah
Baju yang aku kenakan,
Perhiasan yang melingkar di jemari tangan,
Kalung yang berkilauan
dan sepatu yang membuatku necis di mata perempuan.
Oh, tuan
aku seperti melihat ketampanan yang
disandarkan pada barang-barang buatan.
Aku ingin membuka tirai dalam mata hatinya
bahwa yang mereka lakukan
hanyala menimbun ruang kosong
dalam hatinya dengan kayu-kayu
keropos yang akan
menjatuhkan harga diri mereka
di hadapan Tuhan.
Purbalingga, 2026
Kenakalan Sebuah Buku
Malam ini, aku membaca buku
Kata-katanya seperti mencubit hatiku.
Aku tersinggung, aku marah dan aku kecewa.
Namun, buku selalu punya cara menegur
dengan ramah.
Ia serupa pendakwah yang menyebarkan
ajaran agama dengan hikmah.
Atau barangkali buku adalah
seorang mubalig yang sedang
bersemayam di tubuh kata.
Purbalingga, 2026
Tentang Penyair

Yanuar Abdillah Setiadi. Lahir di Purbalingga, Januari 2001. Mukim di Desa Timbang, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga. Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Alumnus Pendidikan Bahasa Arab di kampus yang sama. Tiga buku mutakhirnya berjudul Mengaji Pada Alif (2023), Melihat Lebih Dekat (2024). Wajah Purwokerto: Antara Cinta, Suka dan Duka di Kota Satria (2026). Nominator Terminal Award Mojok.co Yogyakarta tahun 2023. Karyanya termuat di berbagai media. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi.



Post Comment