Lewati ke konten
17 September 2026Jelajahi arsip
Niskala News

Jurnalisme, gagasan, dan kebudayaan

Ekonomi

Suahasil Nazara Resmi Menggantikan Purbaya dari Kursi Menteri Keuangan

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih. Salah satu perubahan paling menonjol adalah pergantian Menteri Keuangan: Purbaya Yudhi Sadewa diberhentikan dari jabatannya dan digantikan oleh Suahasil Nazara.

Pergantian tersebut berlangsung pada Senin, 14 September 2026. Suahasil, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, dilantik sebagai Menteri Keuangan dalam sebuah upacara di Istana Negara, Jakarta.

Menurut keterangan resmi Wakil Presiden, pengangkatan Suahasil ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Pergantian ini terjadi sekitar satu tahun setelah Purbaya menduduki posisi Menteri Keuangan. Purbaya sebelumnya dilantik pada 8 September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Sebelum menjadi Menkeu, Purbaya dikenal sebagai ekonom dan pernah memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Mengapa Purbaya Diganti?

Presiden Prabowo tidak secara terbuka memberikan satu alasan spesifik yang menjelaskan pencopotan Purbaya. Karena itu, sejumlah alasan yang beredar di media perlu dibedakan dari alasan resmi pemerintah.

Reuters melaporkan bahwa pergantian tersebut berlangsung di tengah ketegangan antara Purbaya dan sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Keuangan. Salah satu persoalan yang disebut adalah restrukturisasi pada Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Reuters, dengan mengutip sumber, melaporkan adanya ketidaksepakatan mengenai sejumlah perubahan pejabat di lingkungan kementerian.

Reuters juga melaporkan bahwa Purbaya mengakui dirinya kecewa dengan keputusan tersebut, tetapi sebenarnya telah memperkirakan kemungkinan pencopotan akibat sejumlah perbedaan dengan pejabat lain.

Namun, informasi mengenai konflik internal tersebut merupakan laporan media berdasarkan sumber, bukan penjelasan resmi Presiden mengenai alasan pergantian Menteri Keuangan.

Suahasil Kembali ke Kursi Menteri Keuangan

Suahasil Nazara bukan orang baru di Kementerian Keuangan. Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan memiliki pengalaman panjang dalam kebijakan fiskal.

Setelah dilantik, Suahasil mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan dan pengelolaan Kementerian Keuangan. Pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyebut pengalaman dan kompetensi Suahasil diharapkan dapat memperkuat pengelolaan keuangan negara, meningkatkan tata kelola fiskal pusat dan daerah, serta mencegah korupsi dan inefisiensi penggunaan anggaran.

Pergantian di Tengah Tantangan Fiskal

Pergantian Menteri Keuangan terjadi ketika pemerintah menghadapi sejumlah persoalan ekonomi dan fiskal, termasuk kebutuhan menjaga kredibilitas APBN, mempertahankan kepercayaan investor, serta membiayai berbagai program prioritas pemerintahan Prabowo.

Reuters melaporkan bahwa masa jabatan Purbaya berlangsung bersamaan dengan meningkatnya perhatian terhadap defisit anggaran dan arah kebijakan fiskal pemerintah. Purbaya sendiri sebelumnya dikenal memiliki pendekatan ekonomi yang cukup berbeda dan lebih terbuka terhadap penggunaan kebijakan fiskal serta likuiditas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Setelah pergantian tersebut, Suahasil menyatakan komitmennya untuk menjaga disiplin fiskal dan mempertahankan batas defisit anggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Dari Sri Mulyani → Purbaya → Suahasil

Pergantian ini juga menunjukkan cepatnya perubahan pada posisi Menteri Keuangan selama pemerintahan Prabowo.

Pada September 2025, Prabowo mengganti Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa. Hanya sekitar satu tahun kemudian, Purbaya kembali diganti dan posisi tersebut diberikan kepada Suahasil Nazara. Dengan demikian, Suahasil menjadi Menteri Keuangan berikutnya dalam periode pemerintahan Prabowo.

Yang menarik, Suahasil sebelumnya merupakan bagian dari kepemimpinan Kementerian Keuangan ketika Sri Mulyani masih menjabat sebagai Menteri Keuangan. Kini ia kembali ke posisi yang jauh lebih tinggi: sebagai orang yang bertanggung jawab langsung atas pengelolaan APBN.

Apa yang Perlu Diperhatikan?

Untuk sementara, ada tiga hal yang menjadi perhatian setelah pergantian ini.

Pertama, arah kebijakan fiskal. Suahasil menghadapi tugas untuk menjaga kredibilitas APBN sekaligus memastikan program prioritas pemerintah tetap berjalan.

Kedua, hubungan antara Kementerian Keuangan dengan lembaga ekonomi lainnya. Pergantian menteri terjadi dalam periode ketika kebijakan fiskal, moneter, investasi, dan pengelolaan aset negara menjadi semakin terkait erat.

Ketiga, alasan sebenarnya di balik pergantian Purbaya. Pemerintah secara resmi tidak menguraikan secara rinci alasan pencopotannya. Karena itu, laporan mengenai konflik internal, perbedaan kebijakan, maupun persoalan pengelolaan fiskal harus tetap diperlakukan sebagai informasi yang berasal dari sumber media atau analisis, bukan sebagai fakta resmi mengenai motif Presiden.

Dengan dilantiknya Suahasil Nazara, pertanyaan berikutnya bukan lagi apakah terjadi pergantian Menteri Keuangan—hal itu sudah resmi terjadi—melainkan seberapa jauh perubahan kepemimpinan tersebut akan membawa perubahan dalam arah kebijakan fiskal Indonesia.

Sumber: Reuteurs, Kompas, Tempo

AI: ChatGPT

Percakapan

Tinggalkan tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *