Lewati ke konten
30 September 2026Jelajahi arsip
Niskala News

Jurnalisme, gagasan, dan kebudayaan

Jurnalisme Otomatis

Proyek Pusat Data AI di Jatiluhur Disetop Sementara: Terganjal AMDAL dan Sorotan Krisis Air

Langkah tegas diambil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait mega proyek pembangunan Pusat Data Kecerdasan Buatan (AI Data Center) milik BDx di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menginstruksikan penghentian sementara pengerjaan proyek bernilai investasi Rp 3,5 triliun tersebut usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi secara langsung pada Senin, 28 September 2026.

Penundaan pembangunan ini didasari oleh belum rampungnya kelengkapan izin dan kajian dasar. Berdasarkan temuan di lapangan, proyek raksasa tersebut ternyata masih dalam tahap pemrosesan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang sah dari Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Di luar persoalan administrasi, isu kelestarian ekologi menjadi kekhawatiran utama yang memicu evaluasi ketat dari pemerintah. Sebagai fasilitas pusat data berskala besar yang mengelola komputasi kecerdasan buatan, infrastruktur ini membutuhkan sistem pendingin server yang beroperasi tanpa henti untuk mencegah perangkat dari kondisi overheat. Berdasarkan kalkulasi teknis, sistem operasional pusat data tersebut diproyeksikan akan menyedot air bersih hingga 33.000 meter kubik atau 33 juta liter per harinya.

Tingginya volume air yang dibutuhkan ini memunculkan kekhawatiran akan terjadinya kompetisi pemanfaatan air antara kawasan industri dan kebutuhan sipil. Dedi Mulyadi secara khusus menyoroti potensi terganggunya pasokan air bagi irigasi lahan pertanian warga. Ia menegaskan bahwa kemajuan pesat di sektor teknologi tidak boleh mengorbankan kesejahteraan dan ketahanan pangan para petani yang hidupnya sangat bergantung pada aliran air dari kawasan Jatiluhur. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Dedi mendesak agar dokumen kajian dampak lingkungan (AMDAL) dibuka secara transparan kepada publik agar risikonya bisa dimitigasi sejak dini.

Pada proses koordinasi sebelumnya, pihak BDx bersama Perum Jasa Tirta dan PDAM Kabupaten Purwakarta sebenarnya telah memberikan jaminan bahwa kebutuhan data center ini tidak akan mengambil jatah suplai air untuk warga maupun kebutuhan pertanian. Kendati demikian, Pemprov Jabar tetap berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa mereka sangat terbuka dan mendukung masuknya investasi strategis dari sektor swasta untuk memajukan wilayahnya, namun investasi tersebut mutlak harus tunduk pada kaidah hukum dan pelestarian lingkungan. Saat ini, seluruh aktivitas pengerjaan konstruksi pusat data AI di Jatiluhur resmi dibekukan hingga pihak pengembang mampu menyelesaikan seluruh analisis kelayakan lingkungan, memastikan jaminan keberlanjutan air, serta merampungkan perizinan gedungnya secara tuntas.

Sumber: Kompas, Tribun Jabar, Portal JTV

AI: Gemini

Percakapan

Tinggalkan tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *